Kadis PUPR Minut: Jalan Soekarno Diperbaiki Pemprov, Pemkab Fokus Sejumlah Ruas Prioritas

banner 468x60

Pemprov – Pemkab Sinergi Perbaiki Sejumlah Titik Jalan Rusak/Berlobang

MINAHASA UTARA– Upaya perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Minahasa Utara mulai menunjukkan kemajuan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara saat ini tengah melakukan penanganan di ruas Jalan Soekarno, sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minut memfokuskan perbaikan pada sejumlah ruas prioritas lainnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Minut, Jorry Tintingon, mengatakan koordinasi antara Pemkab Minut dan Pemprov Sulut berjalan intens dalam menangani titik-titik jalan rusak dan berlubang.

Sinergi terus kami bangun dengan pemerintah provinsi.Saat ini, perbaikan sementara dilakukan di Jalan Soekarno yang memang banyak mengalami kerusakan, ujar Jorry kepada wartawan, Selasa (14/04/2026).

Ruas Jalan Soekarno yang membentang dari simpang pertigaan ringroad Manado hingga perempatan Tugu Adipura Airmadidi, termasuk kawasan Titik Nol. Jalan ini merupakan kewenangan pemerintah provinsi, sehingga proses pekerjaan diselesaikan oleh Pemprov Sulut.

Meski begitu, Jorry mengaku terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi untuk memastikan titik-titik kerusakan dapat segera teratasi.

“Itu kewenangan provinsi, tapi kami terus berkoordinasi agar penanganannya bisa maksimal,” jelasnya.

Di sisi lain, Minut Pemkab juga tengah menyiapkan langkah percepatan perbaikan infrastruktur jalan melalui pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Jorry mengungkapkan, alokasi anggaran untuk pekerjaan jalan mengalami peningkatan signifikan, dari sebelumnya Rp600 juta menjadi Rp2 miliar, setelah adanya pengembalian dana belanja wajib.

“Anggaran ini akan fokus pada pemeliharaan dan rehabilitasi ruas jalan yang kondisinya mendesak, termasuk Jalan Sangkilang yang dalam waktu dekat segera dikerjakan,” katanya.

Selain Jalan Sangkilang, beberapa ruas lain yang masuk dalam program penanganan antara lain Sonsilo–Mubene, Talawaan Atas, serta ruas jalan di Warukapas. Bentuk pekerjaan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, mulai dari pemeliharaan, rehabilitasi hingga peningkatan jalan dengan metode pengerasan jalan di titik tertentu.

Namun detail teknis seperti panjang penanganan dan pembagian anggaran per ruas masih menunggu finalisasi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Setelah DPA final, kami akan sampaikan secara terbuka, termasuk rincian panjang ruas dan besaran anggaran,” tambahnya.

Sementara itu, kondisi jalan di Desa Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, yang sempat viral di media sosial akibat kerusakan parah, juga menjadi perhatian pemerintah. Bahkan warga setempat sebelumnya melakukan perbaikan secara swadaya melalui gotong royong.

Minut Pemkab memastikan, usulan perbaikan jalan Paputungan telah masuk dalam hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan dijadwalkan menjadi prioritas pada awal tahun anggaran 2027.

“Paputungan sudah masuk perencanaan dan akan menjadi prioritas di tahun 2027,” tegas Jorry.

Ia menambahkan, meski terdapat keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen tersebut, lanjut Jorry, sejalan dengan visi pemerintahan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung (JG-KWL) dalam mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Minut Pemkab pun mengajak masyarakat untuk ikut mendukung upaya pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, mengingat peran jalan sangat vital dalam menunjang mobilitas, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan dasar.

Dengan langkah sinergis antara pemerintah provinsi dan kabupaten, diharapkan perbaikan infrastruktur jalan di Minahasa Utara dapat berjalan optimal dan menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan .(**)
Penulis: Sweidy Pongoh
(UKW:30506)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *